Takahashi Minami
[高橋 みなみ] dilahirkan di Tokyo pada tanggal 8 April 1991. Akrab
dipanggil Takamina. Salah satu dari 7 personil AKB48 1st generation [
saat ini hanya tersisa 6 karena Team B Natsumi Hirajima mengundurkan
diri pada bulan Februari 2012]. Takamina menduduki jabatan sebagai
Kapten dari Team A sejak tahun 2009 dan sekaligus ditunjuk oleh Produser
Akimoto Yasushi sebagai Kapten dari 48 Family [AKB48, SKE48, NMB48,
HKT48, SDN48 dan JKT48]. Asesoris favoritnya adalah pita di atas
kepalanya hampir disetiap kostum AKB48.

Sejak
kecil Takamina adalah seorang anak yang sangat tomboy dengan rambut
pendek, celana panjang dan nyaris tidak pernah memakai rok kecuali di
sekolah. Di tahun 2005 [ kala itu usianya 14 tahun], Takamina mengikuti
kontes pencarian bakat yang diadakan oleh salah satu talent agency
bernama Hori Production. Takamina lulus dalam seleksi hingga ke 15
besar. Tetapi gagal untuk mencapai puncak. Salah satu juri yang
menggagalkannya bernama Akimoto Yasushi, seorang produser rekaman yang
sudah cukup kawakan karena pernah mengorbitkan Onyako Club dan telah
menciptakan beberapa lagu yang menjadi hits pada tahun 1970-80-an.

Sesaat
Takamina keluar dari tempat audisi Horipro, dia menerima selebaran di
jalan mengenai rencana pembentukan AKIHABARA48 [kembali oleh Akimoto
Yasushi]. Awalnya Takamina agak ragu untuk kembali ikut audisi karena
sebelumnya, dia telah mengikuti beberapa kali audisi dari berbagai
agency dan selalu gagal. Ini adalah terakhir kalinya, demikian dia
berjanji pada ibunya. Jika dia gagal masuk ke AKIHABARA48, dia akan
mengurungkan niatnya untuk terjun ke dunia entertainment. [Foto
diperankan oleh model]. Tapi diluar dugaan, Oktober 2005, Takamina
dinyatakan lulus audisi dan terpilih dari ribuan aplikasi yang masuk dan
terdaftar sebagai 24 personil pertama AKIHABARA48 [yang kemudian
berganti nama menjadi AKB48]. Salah satu anekdot tentang Takamina yang
diucapkan oleh Togasaki Tomonobu mengenai terpilihnya Takamina [ asisten
pribadi Akimoto Yasushi yang kemudian menjadi manager Theater AKB48],
Takamina terpilih karena tinggi badannya dan tanggal lahirnya mengandung
unsur 48 [ Tinggi Takamina adalah 148 cm dan lahir pada bulan April,
tanggal 8], seakan-akan Takamina sudah ditakdirkan untuk menjadi anggota
AKB48.

Pembawaannya
yang cenderung tomboy tentu mengalami kesulitan dalam menari. Takamina
adalah salah satu personil yang harus latihan ekstra keras dalam menari,
demikian pengakuan dari pelatih tari AKB48 Natsu Mayumi. Tetapi hanya
dalam waktu 1 bulan saja untuk latihan, AKB48 sudah harus melakukan
debut dengan dibukanya Theater AKIHABARA48 di gedung Don Quixote, tgl 8
Desember 2005. Dan Takamina adalah salah satu dari 20 personil awal yang
dikenalkan pada publik dan media massa.

Takamina,
bersama dengan rekan-rekannya dari 1st generation adalah generasi yang
paling merasakan kegetiran dan penderitaan sebagai group muda. Setelah
perkenalan pada publik, hari-hari berikutnya Theater seakan-akan hanya
memperdengarkan suara music dan suara nyanyian mereka tanpa suara tepuk
tangan penonton. Mereka pernah menghibur penonton Theater hanya
berjumlah 7 orang saja. Dan mereka tetap dipaksa untuk tersenyum dan
melambai pada bangku-bangku kosong. Entah berapa kali, keringat dan air
mata bercampur menjadi satu saat mereka diatas panggung.

Takamina
juga pernah ikut serta membagi-bagikan tiket Theater secara gratis di
jalan-jalan, membagikan brosur hingga larut malam di cuaca yang dingin.
Dan pernah juga menyaksikan brosur yang dia bagikan, dibuang di depan
matanya. Kepahitan itu terus menerus dipendam dengan harapan, suatu saat
nama AKB48 akan menjadi lebih baik. Tetapi kesabaran tiap orang
berbeda-beda. Satu persatu rekannya mengundurkan diri hingga hanya
tersisa beberapa belas orang saja. Akimoto Yasushi masih terus menerus
mendukung mereka-mereka yang masih bersedia bertahan dengan
nasihat-nasihat yang menjadikan mereka kembali bersemangat.

Tahun
2006, AKB48 mencoba merilis single dalam bentuk CD. Single itu berjudul
Sakura No Hanabiratachi. Dan tidak lama kemudian surat dari fans pun
berdatangan. Keberadaan mereka mulai dirasakan beberapa orang anak muda,
terutama para otaku yang sering berkeliaran di sekitar daerah Akihabara
[yang memang terkenal sebagai pusat elektronik dan berkumpulnya para
otaku/penggemar anime di Tokyo]. Dan tahun 2006 juga ditandai dengan
masuknya generasi kedua dari AKB48 [salah satu personil dari generasi
kedua ini akan menjadi Top di senbatsu sousenkyo beberapa tahun
berikutnya yaitu Oshima Yuko]. Dan ditahun yang sama, AKB48 juga merilis
Video Clip berjudul “Aitakatta” di bulan oktober 2006.

Tahun-tahun
berikutnya, AKB48 tetap merilis single namun belum mencapai hasil yang
cukup memuaskan. Tahun 2007, AKB48 pertama kali diundang ke acara
Kouhaku Uta Gassen,
sebuah acara akhir tahun di salah satu televisi Jepang, yang
menampilkan banyak bintang tamu artis penyanyi top. Namun ketika itu,
AKB48 hanya mendapatkan slot kurang dari 2 menit, sehingga lagu yang
mereka bawakan harus melalui proses editing yang ketat. Sangat tidak
menguntungkan, tapi mereka tetap bersyukur, paling tidak nama mereka
sudah mulai dikenal masyarakat. Sepanjang tahun 2007, berbagai cara coba
dilakukan oleh Akimoto bersama para staff, mulai dari mengadakan acara
jabat tangan, pemberian merchandise bagi para penonton setia, menjadi
pemandu wisata bagi para fans yang membeli single mereka, tampil di
radio-radio dan banyak lagi.

Awal
tahun 2008, Takamina mencoba peruntungannya di dunia acting dengan
berperan di sebuah drama berjudul Saito-san. Dan di tahun 2008, AKB48
juga memulai siaran TV secara rutin setiap minggunya berupa Gameshow
dengan judul AKB48 1.59 dilanjutkan dengan AKB48 0.59 dan masih
berlanjut sampai sekarang dengan AKBingo. Diacara ini, masing-masing
member diajak untuk aktif dan berinteraksi dengan sesama member, dengan
para penonton, para fans serta merupakan ajang perkenalan masing-masing
member kepada publik.

Tahun
2009. Di tahun ini pula, merupakan tahun perjuangan terakhir dari
Akimoto Yasushi untuk mendongkrak AKB48 menuju status sebagai Idola
nasional. Karena penjualan yang kurang baik, perusahaan rekaman pun
mulai was-was. Maka Akimoto harus melakukan sebuah gebrakan
besar-besaran. Salah satu masukan dari para penggemar, apa kriteria
seorang personil untuk tampil di single atau video klip ? Selama ini
pemilihan personil untuk single maupun video klip dilakukan oleh Akimoto
sendiri. Tahun ini dia akan sepenuhnya menyerahkan pada para penggemar
siapa saja yang patut masuk dalam single maupun Video. Maka bulan Juni
2009, pertama kalinya AKB48 mengadakan polling dari suara penggemar yang
sampai sekarang masih dilakukan. Dinamakan
AKB48 Senbatsu Sousenkyo.
Diajang ini, Takamina berhasil menduduki peringkat ke-5 sedangkan
posisi pertama ditempati oleh Maeda Atsuko. Dan pemilihan ini dilakukan
untuk single AKB48 ke 13 berjudul “Iiwake Maybe”.

Di tahun 2009 ini juga, Takamina bersama Kojima Haruna dan Minegishi Minami membentuk sub group dari AKB48 bernama
No3b [No Sleeves]
dan mengeluarkan single berjudul “Relax” yang sekaligus menjadi
soundtrack dari film drama yang mereka bintangi bertiga berjudul
“Mendol” [Ikemen Idol] Ajang Senbatsu Sousenkyo ternyata menyerap
perhatian dari berbagai media massa maupun masyarakat yang sebelumnya
belum begitu mengenal nama AKB48. Dan karena ajang ini pulalah,
penjualan single ke 14 AKB48 berikutnya berjudul River cukup meledak di
pasaran dan berhasil menduduki tangga lagu Chart Oricon nomor 1. Dari
sinilah awal kesuksesan AKB48. Setelah River, AKB48 mencoba mengenalkan
diri juga bagi para penggemar dorama di Jepang dengan merilis film
berjudul “Majisuka Gakuen” dengan theme song Majisuka Rock & Roll
dan lagu penutup “Sakura No Shiori” yang sekaligus menjadi judul single
AKB48 ke 15.

Perombakan
besar-besaran terjadi di tubuh AKB48 pada tahun 2009 ini dimana pada
salah satu konser mereka di bulan Agustus 2009, AKB48 merombak seluruh
personilnya dan Takamina terpilih menjadi Kapten bagi team A. Berbagai
masalah timbul setelah perombakan ini, karena beberapa lagu masih harus
dinyanyikan dalam formasi Team yang lama, tapi lama kelamaan masalah itu
tidak terlalu berarti, karena setelah perombakan ini, tubuh AKB48
menjadi semakin solid. Dan gelar Idola Nasional akan segera menghampiri
mereka. Di akhir tahun ini, AKB48 kembali di undang dalam ajang
Kouhaku Uta Gassen namun kali ini mereka mendapatkan slot waktu yang jauh lebih panjang.
Tahun
2010, di ajang Senbatsu Sousenkyo ke-2, Takamina mendapatkan peringkat
ke 6 dan masuk sebagai salah satu personil dalam Single ke 17, Heavy
Rotation. Dan tahun ini AKB48 berhasil menempatkan 4 singlenya di urutan
teratas tangga lagu Oricon. Dan di tahun berikutnya untuk pemilihan
Senbatsu single ke 22 AKB48 berjudul "Flying Get", Takamina mendapatkan
peringkat ke 7.

Suka
duka Takamina sebagai kapten team A sekaligus Kapten dari 48 Family
sangat banyak. Tetapi Takamina merasakan bahwa AKB48 adalah bagian dari
keluarganya sendiri. Figur seorang yang tomboy dan cuek, sama sekali
hilang dari diri Takamina sejak dia bergabung dengan AKB48. Pada saat
latihan maupun saat akan tampil, Takamina berubah menjadi seorang yang
sangat ditakuti dan disegani oleh para personil. Karena dia memang
menginginkan yang terbaik untuk penampilan mereka sehingga tidak
mengecewakan para penggemar. Tetapi diluar itu, Takamina adalah bagai
seorang ibu yang begitu sayang dan perhatian pada seluruh personil.
Bahkan apabila ada personil yang sedang kesusahan, Takamina tidak segan
untuk membantu bahkan bisa menangis bersama.
Karena itu, Akimoto
selalu produser beberapa kali mengatakan bahwa AKB48 adalah Takahashi
Minami. Tanpa seorang Takahashi Minami, AKB48 tidak akan menjadi seperti
sekarang.

Tahun
2011 lalu, Takamina pernah hadir di Jakarta sebagai pemantau bagi
sister group termuda dari AKB48, yaitu JKT48. Dan bulan Februari tahun
2012, Takamina kembali datang ke Jakarta beserta beberapa rekannya dari
AKB48 untuk mengadakan konser kecil di Jakarta dalam rangka Japan
Culture Festival.
- Name: Takahashi Minami (高橋みなみ)
- Nickname: Takamina (高みな), Minami (みなみ)
- Birthdate: April 8, 1991
- Birthplace: Tokyo, Japan
- Blood Type: AB
- Hobbies: Drawing, Reading (shonen) manga
- Audition song: Hamasaki Ayumi - Will
- Catchphrase: I may look a bit like a yankee, but inside I have a glass heart.
- Height: 148.5cm
- Bust: 74cm
- Waist: 56.5cm
- Hips: 81cm
- Agency: Ogi Production
- Units:
- no3b
- Team Dragon from AKB48
- Yasai Sisters
Single Participation
AKB48 Singles
Senbatsu
- Sakura no Hanabiratachi
- Skirt, Hirari
- Aitakatta
- Seifuku ga Jama wo Suru
- Keibetsu Shiteita Aijou
- BINGO!
- Boku no Taiyou
- Yuuhi wo Miteiru ka
- Romance, Irane
- Sakura no Hanabiratachi 2008
- Baby! Baby! Baby!
- Oogoe Diamond
- 10nen Zakura
- Namida Surprise!
- Iiwake Maybe
- RIVER
- Ponytail to shushu
- Heavy Rotation
- Beginner
- Sakura no Ki ni Narou
- Everyday, Katyusha
- Flying Get
- Kaze wa Fuiteiru
- Give Me Five!
- Manatsu no Sound Good [ May 2012]
Other
- Majisuka Gakuen
- Majijo Teppen Blues
- Yasai Sisters (Yasai Sisters)
- Lucky Seven
- Yoyakushita Christmas
- Kurumi to Dialogue (Team A)
Other Singles
No Sleeves
- Relax!
- Tane (no3b)
- Kiss no Ryuusei
- Lie
- Kimi Shika
Stage Units
- Team A 1st Stage: Skirt Hirari
- Team A 1st Stage: Hoshi no Ondo (2nd Unit)
- Team A 2nd Stage: Nageki no Figure
- Team A 2nd Stage: Glass no I LOVE YOU
- Team A 2nd Stage: Senaka Kara Dakishimete
- Team A 2nd Stage: Rio no Kakumei
- Team A 3rd Stage: Bird
- Team A 3rd Stage: Seifuku ga Jama wo Suru
- Team A 4th Stage: Junai no Crescendo
- Team A 5th Stage: Renai Kinshi Jourei
- Team A 6th Stage: Itoshisa no Accel
- Himawari-gumi 1st Stage: Higurashi no Koi
- Himawari-gumi 2nd Stage: Bye Bye Bye
Tv Drama :
- Saitou-San
- Mendol
- Majisuka Gakuen 1
- Majisuka Gakuen 2
- Sakura Kara No Tegami